Calon Gubernur Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah, ketika hendak menyoblos di TPS V Lingkungan Kubil, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada hari Sabtu (22/10/2011)
TERKAIT:
Atut-Rano Menangi Pilkada Banten
KPU: Atut Masih Unggul
Atut-Rano Sementara Pimpin Perolehan Suara
Pasangan Atut-Rano Siap Hadapi Gugatan di MK
SERANG, KOMPAS.com — Gubernur terpilih Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah, siap menghadapi kemungkinan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) dari pasangan calon lain yang tidak menerima atas hasil Pilgub Banten 2011.
"Kami tentunya akan menghormati proses hukum atau kemungkinan gugatan yang akan disampaikan pasangan calon lain yang tidak merasa puas atas hasil pilgub ini," kata Atut seusai menghadiri rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten di kantor Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) Kota Serang, Minggu (30/10/2011).
Dalam rapat pleno itu, KPU Banten menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten yang memenangkan pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno. Hasil itu tidak ditandatangani oleh saksi dari pasangan pesaing Atut-Rano, yakni Wahidin Halim-Irna Narulita dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakkim.
Atut berharap semua pihak dapat menerima keputusan KPU itu. Ia juga menginginkan agar tidak ada proses pemungutan suara ulang (PSU) dalam Pilgub Banten tersebut. Pada kesempatan itu, Atut yang kini masih menjabat Gubernur Banten menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banten yang telah melaksanakan pemilihan kepala daerah secara aman dan tertib.
Sementara itu, Indra Abidin selaku saksi dari pasangan Wahidin-Irna menegaskan, timnya akan segera mengambil keputusan untuk mempertimbangkan pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Indra
Berbagi Ilmu
Minggu, 30 Oktober 2011
Selasa, 18 Oktober 2011
kenapa rasanya kita sulit untuk berbicara didepan orang yang kita sukai?
Saat kita berhadapan dengan orang yang kita sukai, biasanya wajah kita akan memerah, keringat bercucuran, apa yang ingin kita katakan juga tidak bisa keluar, semuanya jadi tidak karuan.
Penyebabnya karena kita ingin terlihat baik di depan orang yang kita sukai, jadi kita merasa tidak nyaman dan sangat gugup.
Ilmu kedokteran mengatakan, saat kita berhadapan dengan lawan jenis yang kita sukai, hormon dalam tubuh kita bekerja sangat aktif.
Hormon ini merangsang otak dan membuat jantung berdetak kencang, tekanan darah juga ikut meningkat sehingga tenggorokan tercekat. Karena itulah wajah kita pun jadi merah dan bicara kita menjadi gugup dan berantakan.
Penyebabnya karena kita ingin terlihat baik di depan orang yang kita sukai, jadi kita merasa tidak nyaman dan sangat gugup.
Ilmu kedokteran mengatakan, saat kita berhadapan dengan lawan jenis yang kita sukai, hormon dalam tubuh kita bekerja sangat aktif.
Hormon ini merangsang otak dan membuat jantung berdetak kencang, tekanan darah juga ikut meningkat sehingga tenggorokan tercekat. Karena itulah wajah kita pun jadi merah dan bicara kita menjadi gugup dan berantakan.
lima wajah baru masuk kabinet
Lima Wajah Baru Masuk Kabinet
Selasa, 18 Oktober 2011 | 10:06 WIB
0 Komentar
E-mail Cetak PDF
JAKARTA - Teki-teki bagaimana hasil reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua mulai terjawab. Sejumlah nama baru hampir dipastikan menghiasi wajah kabinet untuk sisa tiga tahun pemerintahan SBY - Boediono.
Kemarin (17/1), enam orang proyeksi menteri dan anggota kabinet memenuhi panggilan Presiden SBY di kantor presiden. Mereka adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Gita Wirjawan yang diberi tugas baru sebagai Menteri Perdagangan, Dirut PLN Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN, dan Amir Syamsuddin yang diproyeksi sebagai Menteri Hukum dan HAM. Kemudian Azwar Abubakar ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Djan Faridz sebagai Menteri Perumahan Rakyat, dan Letjen Marciano Norman dipercaya menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Jumlah wajah baru di kabinet atau menteri yang digeser dipastikan masih akan bertambah. Sore ini, seusai menghadiri pernikahan putri Sultan Hamengkubuwono X di Jogjakarta, SBY kembali memanggil mereka yang akan menjadi pembantunya di kabinet.
“Besok (Selasa, 18/10) pemanggilan calon menteri berlanjut,” kata juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha. Malam ini, rencananya SBY akan mengumumkan hasil kocok ulang kabinetnya itu.
Jika menilik pada calon menteri yang sudah dipanggil, masih ada beberapa pos yang masih lowong. Antara lain pos Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan yang saat ini dipegang Darwin Zahedy Saleh dan Freddy Numberi. Dua kader Partai Demokrat itu santer bakal didepak, apalagi setelah tidak ikut dipanggil SBY ke kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor.
Pos ESDM dikabarkan akan diisi sesama kader Demokrat, yakni Syarif Hasan yang saat ini menjabat Menkop dan UKM. Syarif memang dikenal punya pengalaman di bidang pertambangan. Kader Demokrat lain, Men PAN dan RB EE Mangindaan juga akan mengalami pergeseran posisi.
Pemanggilan calon menteri juga berkaitan dengan komposisi jatah dua parpol mitra koalisi, yakni Partai Golkar dan PKS. Golkar yang saat ini mendapatkan jatah tiga kursi, sudah mengajukan Sharif Cicip Sutardjo untuk masuk kabinet. Sementara informasi yang diperoleh, Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata yang kader PKS dikabarkan kena reshuffle. Jika benar, jatah PKS yang empat kursi akan berkurang satu. Selain itu, menteri representasi dari Indonesia Timur (Papua) juga belum terisi kalau Freddy benar keluar dari kabinet.
Sementara itu, hari ini, lima calon menteri plus satu kepala BIN yang sudah dipanggil SBY akan menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Tes itulah yang membuat beberapa calon belum berani sesumbar hingga melewati tes dan dilantik sebagai anggota kabinet.
“Sebetulnya masih ada satu tahapan lagi sebelum kami secara resmi (dilantik). Jadi belum bisa saya optimistis memastikan bahwa saya akan berlanjut,” kata Amir Syamsuddin yang diproyeksi sebagai Menkum HAM di kantor presiden.
Hal senada juga dikatakan Dahlan Iskan yang akan menjabat sebagai menteri BUMN. Dia bahkan menuturkan menangis jika harus meninggalkan PLN saat ini. “Karena sekarang ini teman-teman PLN di seluruh Indonesia lagi semangat-semangatnya untuk bekerja mengubah PLN,” katanya.
Dahlan tampak sesenggukan saat berbicara. “Presiden menugaskan saya sebagai Menteri BUMN, kalau lulus tes kesehatan. Karena seperti saudara tahu, saya orang sakit, belum tentu lulus tes kesehatan,” tuturnya.
Sementara empat calon lainnya, yakni Gita Wirjawan, Azwar Abubakar, Djan Faridz, dan Marciano Norman, tidak menyinggung soal tes kesehatan itu dan mengaku siap menerima dan menjalankan tugas yang diberikan presiden.
Penunjukan Amir Syamsuddin sebagai Menkum HAM otomatis menggusur posisi Patrialis Akbar. Mengetahui hal itu, kemarin, politisi PAN ini langsung mengumpulkan seluruh pejabat eselon I di kantornya. Dia berpesan agar semua pegawai Kemenkum HAM tetap bekerja seperti biasa dan memberikan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat. Patrialis juga menyinggung pos Wakil Menkum HAM yang dinilainya akan sangat membantu.
Kepada wartawan yang menunggui sebelum dia pulang kerja, Patrialis tidak bisa menyembunyikan kesedihannya meski awalnya tampak cengar-cengir. Matanya berkaca-kaca. Dia menceritakan, Minggu pukul 23.30 WIB, dirinya mendapat telepon dari Sudi. “Pak Sudi bilang ke saya dengan berat hati bahwa saya menteri yang selesai melaksanakan tugas,” katanya.
Patrialis kaget. Dia langsung menanyakan apakah dirinya memiliki kesalahan selama menjalankan tugas sebagai menteri. Sudi cepat-cepat menjawab bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan kesalahan. Mendapat jawaban itu, Patrialis merasa lega. “Awalnya pembicaraan kami kaku, tapi karena saya lapang dada dan menerima semuanya, suasana mencair,” imbuh pria asal Padang itu.
Dia lalu mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada presiden. Di mata Patrialis, Presiden SBY adalah sosok presiden yang terbaik lantaran tiada henti terus memberikan pengarahan kepada para menteri untuk bekerja dengan baik. Patrialis pun menilai bahwa penggantinya, Amir Syamsudin adalah orang yang berkompeten dan layak menjadi Menkum HAM. “Dia senior dan sahabat saya,” kata dia.
Sementara itu, Partai Demokrat menyambut baik terpilihnya Amir sebagai salah satu menteri pilihan Presiden. Wasekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa menyatakan, terpilihnya Amir tidak akan memengaruhi proses saat rapat kerja di DPR. Apalagi, Amir sebagai Menkum HAM akan berhubungan dengan Komisi III DPR, tempat dia bertugas. “Kami tentu tidak masalah, tugas sebagai menteri dan Sekretaris Dewan Kehormatan tentu berbeda,” kata Saan di gedung parlemen, kemarin.
Meski berasal dari Demokrat, Saan yakin bahwa Amir akan bekerja secara profesional. Pengalamnnya sebagai pengacara senior membuktikan dedikasinya untuk profesi tetap berjalan, meski sebagai politisi. “Saya pikir tidak ada persoalan, selama ini beliau profesional,” lanjutnya.
Terpilihnya Amir, ujar Saan sudah melalui mekanisme di majelis tinggi. Saat ini, dikabarkan sejumlah pos menteri dari Demokrat seperti Kementrian ESDM dan Kementrian Perhubungan berpotensi diganti. Saan mengaku tidak tahu siapa calon menteri yang masuk di dua pos tersebut. “Itu yang tahu majelis tinggi,” ujarnya.
Selasa, 18 Oktober 2011 | 10:06 WIB
0 Komentar
E-mail Cetak PDF
JAKARTA - Teki-teki bagaimana hasil reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua mulai terjawab. Sejumlah nama baru hampir dipastikan menghiasi wajah kabinet untuk sisa tiga tahun pemerintahan SBY - Boediono.
Kemarin (17/1), enam orang proyeksi menteri dan anggota kabinet memenuhi panggilan Presiden SBY di kantor presiden. Mereka adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Gita Wirjawan yang diberi tugas baru sebagai Menteri Perdagangan, Dirut PLN Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN, dan Amir Syamsuddin yang diproyeksi sebagai Menteri Hukum dan HAM. Kemudian Azwar Abubakar ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Djan Faridz sebagai Menteri Perumahan Rakyat, dan Letjen Marciano Norman dipercaya menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Jumlah wajah baru di kabinet atau menteri yang digeser dipastikan masih akan bertambah. Sore ini, seusai menghadiri pernikahan putri Sultan Hamengkubuwono X di Jogjakarta, SBY kembali memanggil mereka yang akan menjadi pembantunya di kabinet.
“Besok (Selasa, 18/10) pemanggilan calon menteri berlanjut,” kata juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha. Malam ini, rencananya SBY akan mengumumkan hasil kocok ulang kabinetnya itu.
Jika menilik pada calon menteri yang sudah dipanggil, masih ada beberapa pos yang masih lowong. Antara lain pos Kementerian ESDM dan Kementerian Perhubungan yang saat ini dipegang Darwin Zahedy Saleh dan Freddy Numberi. Dua kader Partai Demokrat itu santer bakal didepak, apalagi setelah tidak ikut dipanggil SBY ke kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor.
Pos ESDM dikabarkan akan diisi sesama kader Demokrat, yakni Syarif Hasan yang saat ini menjabat Menkop dan UKM. Syarif memang dikenal punya pengalaman di bidang pertambangan. Kader Demokrat lain, Men PAN dan RB EE Mangindaan juga akan mengalami pergeseran posisi.
Pemanggilan calon menteri juga berkaitan dengan komposisi jatah dua parpol mitra koalisi, yakni Partai Golkar dan PKS. Golkar yang saat ini mendapatkan jatah tiga kursi, sudah mengajukan Sharif Cicip Sutardjo untuk masuk kabinet. Sementara informasi yang diperoleh, Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata yang kader PKS dikabarkan kena reshuffle. Jika benar, jatah PKS yang empat kursi akan berkurang satu. Selain itu, menteri representasi dari Indonesia Timur (Papua) juga belum terisi kalau Freddy benar keluar dari kabinet.
Sementara itu, hari ini, lima calon menteri plus satu kepala BIN yang sudah dipanggil SBY akan menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Tes itulah yang membuat beberapa calon belum berani sesumbar hingga melewati tes dan dilantik sebagai anggota kabinet.
“Sebetulnya masih ada satu tahapan lagi sebelum kami secara resmi (dilantik). Jadi belum bisa saya optimistis memastikan bahwa saya akan berlanjut,” kata Amir Syamsuddin yang diproyeksi sebagai Menkum HAM di kantor presiden.
Hal senada juga dikatakan Dahlan Iskan yang akan menjabat sebagai menteri BUMN. Dia bahkan menuturkan menangis jika harus meninggalkan PLN saat ini. “Karena sekarang ini teman-teman PLN di seluruh Indonesia lagi semangat-semangatnya untuk bekerja mengubah PLN,” katanya.
Dahlan tampak sesenggukan saat berbicara. “Presiden menugaskan saya sebagai Menteri BUMN, kalau lulus tes kesehatan. Karena seperti saudara tahu, saya orang sakit, belum tentu lulus tes kesehatan,” tuturnya.
Sementara empat calon lainnya, yakni Gita Wirjawan, Azwar Abubakar, Djan Faridz, dan Marciano Norman, tidak menyinggung soal tes kesehatan itu dan mengaku siap menerima dan menjalankan tugas yang diberikan presiden.
Penunjukan Amir Syamsuddin sebagai Menkum HAM otomatis menggusur posisi Patrialis Akbar. Mengetahui hal itu, kemarin, politisi PAN ini langsung mengumpulkan seluruh pejabat eselon I di kantornya. Dia berpesan agar semua pegawai Kemenkum HAM tetap bekerja seperti biasa dan memberikan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat. Patrialis juga menyinggung pos Wakil Menkum HAM yang dinilainya akan sangat membantu.
Kepada wartawan yang menunggui sebelum dia pulang kerja, Patrialis tidak bisa menyembunyikan kesedihannya meski awalnya tampak cengar-cengir. Matanya berkaca-kaca. Dia menceritakan, Minggu pukul 23.30 WIB, dirinya mendapat telepon dari Sudi. “Pak Sudi bilang ke saya dengan berat hati bahwa saya menteri yang selesai melaksanakan tugas,” katanya.
Patrialis kaget. Dia langsung menanyakan apakah dirinya memiliki kesalahan selama menjalankan tugas sebagai menteri. Sudi cepat-cepat menjawab bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan kesalahan. Mendapat jawaban itu, Patrialis merasa lega. “Awalnya pembicaraan kami kaku, tapi karena saya lapang dada dan menerima semuanya, suasana mencair,” imbuh pria asal Padang itu.
Dia lalu mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada presiden. Di mata Patrialis, Presiden SBY adalah sosok presiden yang terbaik lantaran tiada henti terus memberikan pengarahan kepada para menteri untuk bekerja dengan baik. Patrialis pun menilai bahwa penggantinya, Amir Syamsudin adalah orang yang berkompeten dan layak menjadi Menkum HAM. “Dia senior dan sahabat saya,” kata dia.
Sementara itu, Partai Demokrat menyambut baik terpilihnya Amir sebagai salah satu menteri pilihan Presiden. Wasekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa menyatakan, terpilihnya Amir tidak akan memengaruhi proses saat rapat kerja di DPR. Apalagi, Amir sebagai Menkum HAM akan berhubungan dengan Komisi III DPR, tempat dia bertugas. “Kami tentu tidak masalah, tugas sebagai menteri dan Sekretaris Dewan Kehormatan tentu berbeda,” kata Saan di gedung parlemen, kemarin.
Meski berasal dari Demokrat, Saan yakin bahwa Amir akan bekerja secara profesional. Pengalamnnya sebagai pengacara senior membuktikan dedikasinya untuk profesi tetap berjalan, meski sebagai politisi. “Saya pikir tidak ada persoalan, selama ini beliau profesional,” lanjutnya.
Terpilihnya Amir, ujar Saan sudah melalui mekanisme di majelis tinggi. Saat ini, dikabarkan sejumlah pos menteri dari Demokrat seperti Kementrian ESDM dan Kementrian Perhubungan berpotensi diganti. Saan mengaku tidak tahu siapa calon menteri yang masuk di dua pos tersebut. “Itu yang tahu majelis tinggi,” ujarnya.
Rabu, 12 Oktober 2011
eropa cup
Champions League - Group A September 27
FT Bayern Munich 2 - 0 Manchester C.
FT Napoli 2 - 0 Villarreal
Champions League - Group B September 27
FT CSKA Moscow 2 - 3 Inter Milan
FT Trabzonspor 1 - 1 Lille
Champions League - Group C September 27
FT Manchester U. 3 - 3 Basel
FT Otelul Galati 0 - 1 Benfica
Champions League - Group D September 27
FT Lyon 2 - 0 Dinamo Zagreb
FT Real Madrid 3 - 0 Ajax Amsterdam
Champions League - Group E September 28
FT Bayer Leverkusen 2 - 0 Racing Genk
FT Valencia 1 - 1 Chelsea
Champions League - Group F September 28
FT Arsenal 2 - 1 Olympiakos Piraeus
FT Marseille 3 - 0 Borussia Dortmund
Champions League - Group G September 28
FT Zenit St. Petersburg 3 - 1 FC Porto
FT Shakhtar Donetsk 1 - 1 APOEL Nicosia
Champions League - Group H September 28
FT AC Milan 2 - 0 Viktoria Plzen
FT BATE Borisov 0 - 5 Barcelona
Europa League - Group A September 29
FT Rubin Kazan 2 - 2 PAOK Saloniki
FT Tottenham H. 3 - 1 Shamrock Rovers
Europa League - Group B September 29
FT Standard Liege 3 - 0 FC Copenhagen
FT Vorskla Poltava 1 - 2 Hannover
Europa League - Group C September 29
FT Legia Warsaw 3 - 2 Hapoel Tel Aviv
FT Rapid Bucuresti 1 - 3 PSV Eindhoven
Europa League - Group D September 29
FT FC Vaslui 2 - 2 Zurich
FT Sporting Lisbon 2 - 1 Lazio
Europa League - Group E September 29
FT Maccabi Tel Aviv 1 - 1 Dynamo Kyiv
FT Stoke C. 2 - 1 Besiktas
Europa League - Group F September 29
FT Athletic Bilbao 2 - 0 Paris S.G.
FT RB Salzburg 3 - 0 Slovan Bratislava
Europa League - Group G September 29
FT Malmo FF 1 - 2 Austria Vienna
FT Metalist Kharkiv 1 - 1 AZ Alkmaar
Europa League - Group H September 29
FT Braga 1 - 2 Club Brugge
FT NK Maribor 1 - 2 Birmingham C.
Europa League - Group I September 29
FT Celtic 1 - 1 Udinese
FT Rennes 1 - 1 Atletico Madrid
Europa League - Group J September 29
FT AEK Larnaca 1 - 1 Steaua Bucuresti
FT Schalke 3 - 1 Maccabi Haifa
Europa League - Group K September 29
FT FC Twente Enschede 4 - 1 Wisla Krakow
FT OB Odense 0 - 2 Fulham
Europa League - Group L September 29
FT Lokomotiv Moscow 0 - 2 Anderlecht
FT AEK Athens 1 - 2 Sturm Graz
European Cups - Super Cup August 26
FT Barcelona 2 - 0 FC Porto
FT Bayern Munich 2 - 0 Manchester C.
FT Napoli 2 - 0 Villarreal
Champions League - Group B September 27
FT CSKA Moscow 2 - 3 Inter Milan
FT Trabzonspor 1 - 1 Lille
Champions League - Group C September 27
FT Manchester U. 3 - 3 Basel
FT Otelul Galati 0 - 1 Benfica
Champions League - Group D September 27
FT Lyon 2 - 0 Dinamo Zagreb
FT Real Madrid 3 - 0 Ajax Amsterdam
Champions League - Group E September 28
FT Bayer Leverkusen 2 - 0 Racing Genk
FT Valencia 1 - 1 Chelsea
Champions League - Group F September 28
FT Arsenal 2 - 1 Olympiakos Piraeus
FT Marseille 3 - 0 Borussia Dortmund
Champions League - Group G September 28
FT Zenit St. Petersburg 3 - 1 FC Porto
FT Shakhtar Donetsk 1 - 1 APOEL Nicosia
Champions League - Group H September 28
FT AC Milan 2 - 0 Viktoria Plzen
FT BATE Borisov 0 - 5 Barcelona
Europa League - Group A September 29
FT Rubin Kazan 2 - 2 PAOK Saloniki
FT Tottenham H. 3 - 1 Shamrock Rovers
Europa League - Group B September 29
FT Standard Liege 3 - 0 FC Copenhagen
FT Vorskla Poltava 1 - 2 Hannover
Europa League - Group C September 29
FT Legia Warsaw 3 - 2 Hapoel Tel Aviv
FT Rapid Bucuresti 1 - 3 PSV Eindhoven
Europa League - Group D September 29
FT FC Vaslui 2 - 2 Zurich
FT Sporting Lisbon 2 - 1 Lazio
Europa League - Group E September 29
FT Maccabi Tel Aviv 1 - 1 Dynamo Kyiv
FT Stoke C. 2 - 1 Besiktas
Europa League - Group F September 29
FT Athletic Bilbao 2 - 0 Paris S.G.
FT RB Salzburg 3 - 0 Slovan Bratislava
Europa League - Group G September 29
FT Malmo FF 1 - 2 Austria Vienna
FT Metalist Kharkiv 1 - 1 AZ Alkmaar
Europa League - Group H September 29
FT Braga 1 - 2 Club Brugge
FT NK Maribor 1 - 2 Birmingham C.
Europa League - Group I September 29
FT Celtic 1 - 1 Udinese
FT Rennes 1 - 1 Atletico Madrid
Europa League - Group J September 29
FT AEK Larnaca 1 - 1 Steaua Bucuresti
FT Schalke 3 - 1 Maccabi Haifa
Europa League - Group K September 29
FT FC Twente Enschede 4 - 1 Wisla Krakow
FT OB Odense 0 - 2 Fulham
Europa League - Group L September 29
FT Lokomotiv Moscow 0 - 2 Anderlecht
FT AEK Athens 1 - 2 Sturm Graz
European Cups - Super Cup August 26
FT Barcelona 2 - 0 FC Porto
Senin, 10 Oktober 2011
Langganan:
Komentar (Atom)